Gagal Punya Anak Karena BO (Blighted Ovum)


Hai..
Ini tulisan pertamaku diblog. Pertama aku ingin sedikit cerita, atau bisa dibilang sedikit curhat mengenai perjalanan panjang di awal kehamilanku. Bligted Ovum, ya dokter memvonis disaat usia kehamilanku hampir memasuki usia 4 bulan. Blighted Ovum merupakan suatu keadaan dimana sel pembentuk janin berhenti berkembang. Sedih rasanya ketika mengetahui bahwa kita mengalami kondisi hamil padahal sebenernya bayi tidak berkembang.

Pagi itu, aku mencoba menggunakan tespek yang baru saja dibeli di apotik. Bahagia rasanya mengetahui hasilnya positif. Setelah melihat hasil tespek positif langsung deh, aku dan suami pergi  ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Pada minggu awal kehamilan, kondisi tubuh masih baik-baik aja. Gak ada rasa mual ataupun semacamnya. Bahkan aku masih pergi ngantor dari jam 8 pagi samapai jam 4 sore.

Memasuki minggu kedua tubuh mulai tidak fit. Morning sickness mulai menyerang. Yaah mungkin pertanda kalau aku beneran hamil. Tapi morning sikness justru semakin parah dan berkelanjutan sampai akhirnya aku harus resign karena mesti bedrest. Gak papalah demi si calon bayi. Mual dan muntah terus berkelanjutan sampai usia kehamilanku memasuki 8 minggu. Setelah melawati usia 8 minggu tubuh mulai kembali fit, rasa mual dan muntah mulai berkurang. Bahkan selera makan mulai bertambah. Rasanya seperti hidup kembali merasakan nikmatnya makanan 😊  

Memasuki usia 15 minggu, disiang bolong tiba-tiba muncul flek. Saat itu aku tidak tahu kalau flek saat hamil adalah tanda bahaya pada janin. Untungnya bidan menyarankan untuk USG. Benar saja, dokter langsung memvonis Blighted Ovum dan harus dilakukan tindakan kuretase keesokan harinya.😫😭

Saat kehamilan pertama, kita harus benar-benar menjaga kandungan kita ya moms, karena sebagian ibu hamil tidak menyadari bahwa mereka terkena Blighted Ovum. Perut tetap membesar dan merasakan mual seperti ibu hamil pada umumnya, sehingga menyebabkan ibu hamil tidak menyadari dirinya mengalami Blighted Ovum.

Naah, buat moms yang lagi hamil pertama ataupun kedua dan seterusnya, kita tidak pernah tahu kapan akan mengalami BO. Sampai saat ini dokterpun masih belum mengetahui penyebabnya. Jangan bahagia dulu ketika semakin hari perut semakin besar, ngidam ini  itu, ngalamin morning sikness dll. Tetap harus rutin periksa kandungan tiap bulannya ya moms.Ingat USG itu penting untuk mengetahui perkembangan si janin ya. Kita juga harus menjaga dan mengatur makanan. Terpenting adalah saat mengalami flek ketika hamil, jangan ragu-ragu langsung periksakan ke dokter ya moms.

Tapi tidak perlu khawatir, moms yang mengalami BO masih tetap berkesempatan memiliki anak kok. Sekarang aku sudah punya baby berusia 14 bulan dan calon baby yg sudah masuk usia kehamilan 32 week 😍😍



No comments:

Post a Comment